Minggu, 10 April 2011

Cara Share Koneksi Internet Antar PC

Bagaimana sich caranya membagi/share koneksi internet dari PC Utama (Terpasang Modem) ke PC yang hanya meminta layanan dari PC Utama agar bisa terkoneksi ke internet tanpa menggunakan modem lagi. Jadi cuma menggunakan satu modem dipakai rame-rame   (istilahnya: salome -> satu lubang rame-rame) hehe …
to the point aj dech
berikut langkah-langkahnya :
Untuk konfigurasi setting sharing internet :
Pada Host Komputer (Yg dipasang modem/PC utama)

  1. Masuk ke Control panel
  2. Klik Network and Internet Connections –> Network Connections
  3. Klik kanan koneksi yang Anda gunakan untuk melakukan koneksi ke internet. Misalnya, jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan modem, klik kanan koneksi yang Anda inginkan di bawah Nomor dial-up.
  4. klik Properties –> tab Advanced
  5. Dibawah Internet Connection Sharing, pilih Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection.
  6. Jika Anda berbagi dial-up koneksi Internet, pilih Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet lalu klik OK.
  7. Setelah itu akan muncul pesan
When Internet Connection Sharing is enabled, your LAN adapter will be set to use IP address 192.168.0.1. Your computer may lose connectivity with other computers on your network. If these other computers have static IP addresses, it is a good idea to set the to obtain their IP addresses automatically. Are you sure you want to enable Internet Connection Sharing?
8.  klik YES. Sambungan ke Internet yang dipakai bersama-sama ke komputer lain pada jaringan area lokal (LAN). Adaptor jaringan yang
terhubung ke LAN dikonfigurasi dengan alamat IP statis 192.168.0.1 dan subnet mask dari 255.255.255.0
Pada komputer klien (PC satunya)
Untuk menghubungkan ke Internet dengan menggunakan koneksi bersama, Anda harus mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, kemudian mengkonfigurasi komputer klien. Untuk mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, ikuti langkah berikut:
1. Masuk ke Control panel
2. Klik Network and Internet Connections –> Network Connections
3. Klik Local Area Connection –> Properties –> Tab GeneraL
4. Klik Internet Protocol (TCP/IP) di dalam daftar This connection uses the following items –> klik properties
5. Di kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties, klik Obtain an IP address automatically (jika belum dipilih) dan OK.
NB : Anda juga dapat menetapkan sebuah alamat IP statis di kisaran 192.168.0.2 ke 192.168.0.254.
Misalnya, Anda dapat menetapkan sebagai berikut alamat IP statis, subnet mask, dan default gateway:
IP Address 192.168.0.2
Subnet mask 255.255.255.0
Default gateway 192.168.0.1
Dns server : sesuai dengan alamat yang sudah ditetapkan oleh provider yang Anda gunakan
6. Pada Local Area Connection Properties klik OK.
Untuk mengkonfigurasi komputer klien untuk menggunakan share koneksi internet, ikuti langkah berikut:
1. Masuk ke Control panel
2. Klik Network and Internet Connections
3. klik Internet Options
4. pada kotak dialog Internet Properties dialog box, klik tab Connections.
5. klik Setup.Connection Wizard starts
6. Pada New Connection Wizard page –> next
7. Klik Connect to the Internet –> next
8. Klik Set up my connection manually –> next
9. klik Connect using a broadband connection that is always on –> next
10. Setelah Completing the New Connection Wizard, klik finish
Okelah kalo begitu, semoga bermanfaat ….. :-)

Panduan Slipstreaming driver SATA ke dalam CD Windows XP dengan nLite

logo-nliteInstalasi Windows XP pada harddisk SATA terkadang mensyaratkan kita untuk menginstall terlebih dahulu driver SATA sebelum proses instalasi. Pada Umumnya vendor menyarankan driver dikopi kedalam sebuah floppy disk, kemudian menekan F6 saat awal instalasi WindowsXP. Tapi hari gini, cari floppy? bikin pusing deh.. Nah tulisan berikut akan memberikan alternatif cara instalasi Windows XP dengan mengintegrasikan driver SATA ke dalam CD instalasi XP.
Setahu saya Microsoft memperkenankan pengguna melakukan backup/copy CD original maksimal 1 kali. Jadi, para pengguna windows Original, langkah ini masih direstui Microsoft.. :)

Berikut ini langkah step-by-step integrasi driver SATA ke dalam CD Instalasi Windows XP dengan menggunakan nLIte. Sebelumnya siapkan beberapa perangkat yang dibutuhkan sebagai berikut:
  1. nLite, Tool untuk melakukan integrasi (slipstreaming) driver SATA ke dalam CD instalasi WinXP. Dapat Anda download di sini.
  2. Driver SATA, Bagi pengguna Vostro 1200 silakan download di sini. Saya juga sediakan driver Inspiron 1420 dan Acer Desktop M1641. Bagi pengguna Laptop Dell yang lain, silakan cari di Download Page Dell berikut, atau cari di google dengan kata kunci “SERI_LAPTOP_ANDA sata driver download”. Pastikan Anda mengganti SERI_LAPTOP_ANDA dengan seri sebenarnya, misalnya Inspiron 1420.
Langkah integrasi driver:
  1. Masukkan CD Instalasi Windows XP Anda dan copy semua isi di dalamnya ke dalam sebuah folder. Saya beri nama folder ini “WinXp”.
  2. Extract driver SATA yang telah Anda download ke dalam sebuah folder. Beri nama “Driver SATA”
  3. Jalankan nLite > pilih “Next”.
    sata-nlite001
  4. Selanjutnya, Browse dan temukan folder tempat Anda tadi menyalin isi CD. Saya tadi memberi nama “WinXp”.
    sata-nlite002
  5. Pilih “Next”, tunggu beberapa saat agar komputer selesai memindai seluruh file Instalasi Windows. Klik “Next” sekali lagi dan Anda akan masuk ke bagian “Presets”. Abaikan dan pilih “Next”.
    sata-nlite003
  6. Dalam “Task Selection”, pastikan Anda memilih “Drivers” dan “Bootable ISO” dengan meng-klik kedua pilihan ini. Akhiri dengan klik “Next”.
    sata-nlite004
  7. Pilih “Insert” > “Single driver”
    sata-nlite005
  8. Browse dan temukan folder tempat tadi Anda menyimpan driver SATA (saya beri nama “Driver SATA”) dan pilih salah satu file dengan ekstensi .INF. Untuk Vostro 1200 saya pilih “iaahci.inf”.sata-nlite003a
  9. Selanjutnya akan muncul jendela seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih “Textmode driver” dan pilih juga semua driver dengan menean tombol CTRL+A dan akhiri dengan “OK”sata-nlite003b
  10. Anda Akan melihat jendela seperti dibawah ini. Pilih “Next” dan akan muncul konfirmasi.sata-nlite003c
  11. Pilih “Yes” Untuk memulai proses Slipstreaming.
  12. Biarkan hingga selesai kemudian pilih “Next”.
  13. Sampai di sini, pada pilihan Mode Anda dapat memilih dua hal; pertama, membuat image CD dalam bentuk ISO untuk kemudian di-burn dengan program Burning khusus (misal: Nero), atau kedua, langsung melakukan burning langsung ke CD-R under “Mode”. Saya pilih “Make ISO” agar saya punya kopian Image Windows yang saya buat sebagai backup. Anda boleh memasukkan nama apapun ke dalam “Label” tapi jangan terlalu panjang. Saya pilih nama WINXP_SATA atau semacamnya. Klik tombol “Make ISO”, kemudian akan muncul jendela untuk menentukan tempat penyimpanan file ISO, Pilih dan “Save”.sata-nlite006
  14. Tunggu hingga selesai dan pilih “Next”.
  15. Klik “Finish” untuk keluar dari nLite
    sata-nlite008
Terimakasih sudah membaca tutorial ini. Anda terbantu? silakan tinggalkan pesan Anda di kolom komentar berikut.
Related Posts with Thumbnails
:, , , , , , , ,

Minggu, 27 Maret 2011

Cara Mudah Membuat Windows XP USB Flashdisk

USB flashdisk saat ini banyak dipakai sebagai pengganti cd/dvd atau media simpan lainnya karena gampang dibawa dan mudah digunakan. Apalagi harganya yang terjangkau, membuat flashdisk banyak digunakan untuk keperluan menyimpan data dan file. Bahkan USB flashdisk tidak hanya difungsikan sebagai media simpan file,  sekarang flashdisk mulai banyak digunakan untuk install windows dan linux melalui flashdisk. Artinya untuk menginstall windows xp/vista atau windows7 tidak harus memakai cd/dvd windows tapi cukup dengan flashdisk bootable yang berisi file-file installasi windows.
Untuk membuat flashdisk windows xp yang bootable tidak bisa dengan kopi paste isi cd windows lalu dimasukkan kedalam flashdisk, tetapi membutuhkan software khusus seperti Flashboot yang akan membuat USBflashdisc menjadi bootable sekaligus mengkopikan file installasi windows keadalam flashdisk. Saya contohkan disini adalah cara membuat windows xp usb dengan memakai flashdisk 1 gb, Sebelumnya siapkan dulu software berikut ini:
Bila kedua software sudah didownload, lanjutkan langkah-langkah dibawah ini:
  1. Siapkan cd installasi windows xp, atau file iso-nya jika belum punya file image(iso) silahkan lihat artikel membuat iso file dari cd/dvd windows xp.
  2. Masukkan/ Tancapkan flashdisk ke komputer, ingat !! sebelumnya backup data penting didalam flashdisk, lalu jalankan program HPUSBDisk.exe untuk memformat flashdisc. Lalu formatlah flashdisk dengan software HPUSBDisk.exe.
  3. Jalankan Flashboot 2.0b portable.exe.
  4. Setelah program terbuka, klik “Next“
  5. Muncul pilihan FlashBoot Main Menu, lalu klik menu CD -> USB FlashBoot Main Menu
  6. Kemudian pilih drive cd/dvroom yang sudah berisi Windows XP CD, atau pilih opsi “Image file” Jika ingin mengambil dari file iso yang sudah dibuat dengan program iso maker lalu klik Next. Pilih sumber file
  7. Setelah itu keluar pilihan skenario, pilih Convert Windows XP/2000 Installation CD lalu klik Next lagi.Convert Windos XP/2000 Installation CD
  8. Kemudian pilih drive Flashdisk, Selanjutnya klik Next lagi.
  9. Masukkan pada Volume label terserah, dan file system pilih FAT32, klik Next.Volume label
  10. Lalu klik tombol “Format Now” untuk memulai proses pembuatan Windows XP Flashdisk.
  11. Tunggu proses format dan copy file Windows sampai selesai, sampai muncul Complete successfully.Click OK to exit.
Setelah berhasil membuat Windows XP USB sekarang sudah siap digunakan untuk install komputer lewat USB, sebelumnya set bios PC agar boot dari USB Flashdisk. Untuk memastikan atau sekedar mencoba gunakan aja MobaliveCD untuk menguji Flazhdick. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Sabtu, 26 Maret 2011

Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk 2

Sebelumnya, saya sudah pernah memposting Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk. Pada hari ini, saya akan memposting cara kedua untuk membuat system repair disc dalam bentuk flashdisk. Jika pada cara pertama tersebut Anda harus mempunyai system repair disc Windows 7 dalam bentuk CD/DVD untuk bisa membuat dalam media flashdisk. Namun, pada cara kedua ini, Anda tidak usah mempunyai system repair disc dalam bentuk CD/DVD untuk bisa membuatnya dalam media flashdisk. Jadi bagi Anda yang kebetulan tidak mempunyai CD/DVD room pada komputer atau laptop Anda, tidak kesulitan lagi.
Untuk membuat system repair disc Windows 7 dalam bentuk flashdisk dengan cara kedua ini, yang Anda butuhkan adalah sebuah komputer dengan Windows 7 dan sebuah flashdisk berkapasitas minimal 256 MB. Jumlah ruang flashdisk yang dibutuhkan untuk system repair disc ini adalah sekitar 142 MB.
Jika semuanya telah ada, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat system repair disc Windows 7 dengan flashdisk.
Sebelumnya perlu Anda perhatikan, ganti huruf C dan L yang telah saya berikan warna merah pada masing-masing perintah di Command Prompt (CMD) dengan huruf drive pada komputer Anda. Ganti huruf C dengan huruf drive tempat Windows 7 Anda terinstall dan ganti huruf L dengan huruf flashdisk Anda. Tekan Enter setelah selesai mengetik masing-masing perintah.
  1. Pertama, buatlah 2 (dua) buah folder masing-masing bernama boot dan sources pada flashdisk yang akan digunakan.
  2. System Repair Disc - Step 1
  3. Kemudian, klik Start » All Programs » Accessories klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run as Administrator untuk membuka Command Prompt.
  4. Start Menu - CMD
    Klik gambar untuk memperbesar
  5. Pada jendela CMD, ketik perintah cd C:\Recovery dan tekan Enter.
  6. System Repair Disc - Step 2
  7. Selanjutnya, ketik perintah dir /a:sh dan tekan Enter. Hasil perintah tadi akan menampilkan semua subfolder dari folder Recovery. Perhatikan pada folder dengan nama yang panjang dan terdiri dari angka dan huruf. Nama folder ini akan berbeda pada setiap komputer. Jika pada komputer saya, nama folder ini adalah 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db. Mungkin pada komputer Anda akan berbeda.
  8. System Repair Disc - Step 4
    Klik gambar untuk memperbesar
  9. Kemudian ketik perintah cd 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db dan tekan Enter. Ganti perintah 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db dengan nama folder hasil perintah langkah 4 (empat) tadi.
  10. System Repair Disc Step 5
  11. Setelah itu, ketik perintah berikut secara berturut-turut:
    dir /a:sh
    cls
    Tekan Enter setelah mengetik masing-masing perintah.
  12. System Repair Disc - Step 6
    Klik gambar untuk memperbesar
  13. Selanjutnya, ketik perintah
    xcopy /h boot.sdi L:\boot.
  14. Berikutnya, ketik perintah
    echo F|xcopy /h Winre.wim L:\sources\boot.wim
    Tunggu hingga proses copy selesai dengan munculnya hasil 1 File(s) copied.
  15. Setelah itu ketik perintah
    cd C:\Windows\boot
  16. Ketik perintah
    xcopy /h dvd\pcat\bcd L:\boot
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
  17. Selanjutnya ketik
    xcopy /h dvd\pcat\en-US\bootfix.bin L:\boot
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
  18. Berikutnya ketik
    xcopy /h pcat\bootmgr L:\
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
    Berikut screenshot untuk langkah 7 sampai 12.
  19. System Repair Disc Step 7 - 12
    Klik gambar untuk memperbesar
  20. Kemudian ketik perintah
    attrib -r -s -h /s L:\*
  21. Ketik DISKPART dan tekan Enter.
  22. Hasil Perintah Diskpart
  23. Setelah itu, ketik perintah
    LIST DISK
    Perintah ini akan menampilkan daftar disk yang ada di komputer. Kenali yang mana flashdisk Anda dan ingat nomor disknya. Pada komputer saya, flashdisk saya adalah pada Disk 2.
  24. Hasil Perintah List Disk
  25. Selanjutnya, ketik perintah
    SELECT DISK 2
    Ganti DISK 2 dengan nomor disk Anda, misalnya DISK 1 atau DISK 3 dan seterusnya tergantung nomor disk flashdisk Anda pada langkah 15 tadi.
  26. Hasil Perintah Select Disk
  27. Sekarang, ketik perintah-perintah berikut secara berurutan. Tekan Enter setiap Anda selesai mengetik masing-masing perintah.
    LIST PARTITION
    SELECT PARTITION 1
    ACTIVE
    LIST PARTITION
  28. Terakhir ketik perintah EXIT dan tekan Enter. Tutup CMD.
  29. System Repair Disc Step 17-18
Semuanya telah selesai sampai disini. Kini flashdisk Anda telah siap digunakan sebagai system repair disc Windows 7 Anda. Untuk mencobanya, silahkan restart komputer dan set first boot device ke flashdisk Anda. Jika, Anda tidak bisa masuk ke lingkungan system repair Windows 7, coba ulangi langkah-langkah diatas tadi dan pastikan semua telah dilakukan dengan benar.
Sekian tutorial cara membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk 2. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Membuat USB Flashdisk Menjadi Bootable untuk Menginstall Windows 7

Kali ini saya tidak bahas geeky / developer stuff, bahas yang agak ringan saja, untuk consumer / end user Happy.
Saya yakin sebagian besar rekan - rekan menggunakan CD / DVD untuk melakukan instalasi sistem operasi. Tentunya untuk menggunakan CD / DVD, Anda membutuhkan CD / DVD drive.
Bagaimana dengan komputer2 yang tidak memiliki CD / DVD Drive seperti netbook?
Pada post ini, saya ingin memberikan sedikit cara membuat USB flash disk Anda supaya bootable untuk menginstal sistem operasi (dalam hal ini Windows 7) Peace Sign.
Sebenarnya ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan utk membuat flashdisk Anda bootable. Dari yang natively dari Windows sendiri maupun menggunakan external party software.
Dalam contoh saya ini, saya akan menggunakan cara native dari windows saja Happy.
Sebelum saya mulai ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut:
  • Anda membutuhkan minimal flashdisk berkapasitas 4GB (sebab Windows 7 sendiri berukuran skitar 3GB)
  • Saya asumsikan Sistem Operasi yang anda gunakan sekarang adalah Vista atau Windows 7 sendiri (sebenarnya XP juga bisa, tetapi ada beberapa langkah yang berbeda). Pada post ini saya menggunakan Windows Vista.
Ok, mari kita mulai.
1. Langkah pertama yang Anda perlu lakukan tentunya adalah colok Flashdisk ke USB port Anda. [gak penting banget... siapapun juga tau hehe... Whew]
2. Berikutnya buka command prompt Anda dengan cara Start - All Programs - Accesories - Command Prompt. Klik kanan, lalu pilih "Run As Administrator". Ingat harus Run As Administrator, kalau klik biasa saja, ada beberapa perintah tidak bisa berjalan dengan lancar.
3. Ketik peritah diskpart, maka prompt akan berubah menjadi DISKPART>
4. Selanjutnya ketik list disk untuk menampilkan disk yang tersedia pada komputer kita saat ini.
image
Gambar di atas menunjukkan bahwa Disk 0 adalah harddisk saya yang berkapasitas 233GB, sedangkan Disk 1 adalah flashdisk saya yang berkapasitas skitar 8GB.
5. Lakukan format terlebih dahulu pada flashdisk kita. [Jgn lupa backup data2 Anda bila ada yang ingin diselamatkan sebelum hilang Happy]. Ketik peritah - perintah berikut.
select disk 1   -> 1 adalah disk yang ingin diformat, silahkan sesuaikan dengan keperluan Anda
clean
create partition primary
select partition 1
active
format fs=NTFS
assign
exit
6. Setelah berhasil di format, selanjutnya kita akan membuat flashdisk kita menjadi bootable dengan bantuan utilitas bootsect yang terdapat pada Windows Vista maupun Windows 7.
Masih pada command prompt yang sama, mari kita lanjutkan.
Masukkan DVD Windows 7 pada DVD Drive komputer kita, lalu ubahlah ke direktori dimana DVD tersebut berada, dengan perintah:
d:
cd d:\boot
[dengan asumsi drive DVD saya adalah d]
7. Gunakan bootsect untuk membuat flashdisk kita menjadi bootable. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:
bootsect /nt60 g:
[saya asumsi flashdisk saya berada pada drive letter g:]
Sekarang Anda dapat menutup windows command prompt Anda.
8. Copy-lah semua file instalasi yang ada di DVD drive Anda (dlm contoh saya drive d) ke flashdisk Anda (dlm contoh saya g).
Bila telah dicopy, sekarang flashdisk Anda telah bisa bootable! Smug
Gak percaya? Ini buktinya...
IMG_3182 IMG_3183

MiniPE Versi Flashdisk

Bagi yang suka ngoprek Komputer, pasti ga asing sama Yang satu ini ” MINIPE LIVE CD “.
MINIPE memang Tool yang sangat powerfull. Bahkan buat para Newbe, Live CD ini sangat amat membantu. karena GUI – nya yang sangat mirip dengan Windows XP.
Tapi udah pada tau belum sih, kalau MINIPE Live CD bisa diganti jadi MINIPE LIVE Flashdisk ?
Maksudnya Booting MiniPe pake USB yang telah di instal MINIPE.
Apa sih kelebihannya menggunakan Flashdisk dibandingkan CD.
  • Booting dengan Flashdisk lebih cepat dibandingkan dengan CD.
  • Mudah di update, karena flashdisk merupakan media penyimpanan yang bisa ditulis ulang, bandingkan dengan CD.
OK, deh tanpa panjang lebar, langsung aja siapin senjata – senjata yang diperlukan :
1. Flashboot Versi 1.3 xxx.
2. Ultra Iso
3. CD MiniPE
>>>> Bila File CD MiniPE Rar terpassword, coba masukan pasword: thecavern
Info Tambahan: Bila password telah dimasukan secara benar, tetapi ketika melakukan extrak file terdapat peringatan. Berarti file Rar tersebut korup.
Bila hal ini terjadi, silahkan buka file rar tersebut,
Lakukan langkah-langkah Repair.
(Pilih Tool>>Repair Archive, ikuti petunjuk selanjutnya.)
Setelah Repair Archive sucses, silahkan extrak Archive baru yg telah di Repair.
4. Flashdisk (requirement 1 G)
Flashboot yang dipakai adalah versi 1.3xxx, karena miniPE pake engine XP SP1. Maka Kalau pakai versi 1.4. akan keluar pesan error bhw ISO-nya bukan XP-SP2.
Buat Image Iso dari dari CD MINIPE (dengan Ultra Iso). Kalau males bikin Iso, bisa saja, pencarian Boot source langsung dari CD. tapi dengan membuat Iso akan mempercepat proses dan tingkat kegagalan dalam membuat bootable flashdisk semakin kecil.
Instal flashboot.
>> Jalankan FlashBoot & dan pilih opsi pertama ” Convert BartPE bootable disk to bootable flashdisk “

>> Pilih lokasi sumbernya dari file ISO atau CD-ROM.

>> Pilih abjad drive USB-HDD

>> Terakhir, pilih format type “Partition disk (USB-HDD boot mode)”

>> Tunggu sampai Proses selesai.
Setelah proses selesai (Done), klik close untuk mengakhiri.
Restart PC, pilih First Boot Sequence ke USB-HDD.
FINISH

Minggu, 20 Maret 2011

Hiren's BootCD From USB Flash Drive (USB Pen Drive)

Hiren's BootCD From USB Flash Drive (USB Pen Drive)




Step 1
Connect USB Pen Drive (512MB or more)
Step 2
Download and Run USB Disk Storage Format USB Disk Storage Format USBFormat.zip (34KB)
Screenshot

Step 3
Download grubinst_gui Grub 4 Dos grub4dos.zip (188KB) and Run as Administrator
Screenshot

Step 4
Copy grldr and menu.lst (from HBCD folder) to the usb drive
Screenshot

Step 5
Insert the BootCD (9.7 or newer) in the CD Drive and Copy everything from CD to USB Flash Drive
Step 6
Test Your USB Drive (read bottom of the page for troubleshoot)

Make sure you set your computer to boot from USB Flash Drive

To Enter the BIOS press the "Del" button on your keyboard. Alternatives are "F1", "F2", "Insert", and "F10". Some PC's BIOS might even require a different key to be pressed. Commonly a PC will show a message like "Press [Del] to enter Setup" to indicate that you need to press the "Del" key. Some AMI BIOS require you to enable the option "USB Keyboard Legacy support"!
For AMI BIOS:
  • Go to "Feature Setup". "Enable" these options: "USB Function Support",
    "USB Function For DOS" and "ThumbDrive for DOS". Go to "Advanced Setup".
    Set the "1st Boot Device" to "USB RMD-FDD".
    Reboot the PC and it now should boot from the Usb Stick.
  • Go to "USB Mass Storage Device Configuration". Select "Emulation Type"
    and set it to "Harddisk". Go to the "Boot Menu" and set the "1st boot device" to "USB-Stick". Exit the BIOS, saving the changes.
    you can try "Emulation Type" to "Floppy" or "Forced FDD".
For PHOENIX/AWARD BIOS:
  • Go to "Advanced BIOS Features". Go to the "1st Boot device" and set it to "USB-ZIP".