Sabtu, 26 Maret 2011

Membuat USB Flashdisk Menjadi Bootable untuk Menginstall Windows 7

Kali ini saya tidak bahas geeky / developer stuff, bahas yang agak ringan saja, untuk consumer / end user Happy.
Saya yakin sebagian besar rekan - rekan menggunakan CD / DVD untuk melakukan instalasi sistem operasi. Tentunya untuk menggunakan CD / DVD, Anda membutuhkan CD / DVD drive.
Bagaimana dengan komputer2 yang tidak memiliki CD / DVD Drive seperti netbook?
Pada post ini, saya ingin memberikan sedikit cara membuat USB flash disk Anda supaya bootable untuk menginstal sistem operasi (dalam hal ini Windows 7) Peace Sign.
Sebenarnya ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan utk membuat flashdisk Anda bootable. Dari yang natively dari Windows sendiri maupun menggunakan external party software.
Dalam contoh saya ini, saya akan menggunakan cara native dari windows saja Happy.
Sebelum saya mulai ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut:
  • Anda membutuhkan minimal flashdisk berkapasitas 4GB (sebab Windows 7 sendiri berukuran skitar 3GB)
  • Saya asumsikan Sistem Operasi yang anda gunakan sekarang adalah Vista atau Windows 7 sendiri (sebenarnya XP juga bisa, tetapi ada beberapa langkah yang berbeda). Pada post ini saya menggunakan Windows Vista.
Ok, mari kita mulai.
1. Langkah pertama yang Anda perlu lakukan tentunya adalah colok Flashdisk ke USB port Anda. [gak penting banget... siapapun juga tau hehe... Whew]
2. Berikutnya buka command prompt Anda dengan cara Start - All Programs - Accesories - Command Prompt. Klik kanan, lalu pilih "Run As Administrator". Ingat harus Run As Administrator, kalau klik biasa saja, ada beberapa perintah tidak bisa berjalan dengan lancar.
3. Ketik peritah diskpart, maka prompt akan berubah menjadi DISKPART>
4. Selanjutnya ketik list disk untuk menampilkan disk yang tersedia pada komputer kita saat ini.
image
Gambar di atas menunjukkan bahwa Disk 0 adalah harddisk saya yang berkapasitas 233GB, sedangkan Disk 1 adalah flashdisk saya yang berkapasitas skitar 8GB.
5. Lakukan format terlebih dahulu pada flashdisk kita. [Jgn lupa backup data2 Anda bila ada yang ingin diselamatkan sebelum hilang Happy]. Ketik peritah - perintah berikut.
select disk 1   -> 1 adalah disk yang ingin diformat, silahkan sesuaikan dengan keperluan Anda
clean
create partition primary
select partition 1
active
format fs=NTFS
assign
exit
6. Setelah berhasil di format, selanjutnya kita akan membuat flashdisk kita menjadi bootable dengan bantuan utilitas bootsect yang terdapat pada Windows Vista maupun Windows 7.
Masih pada command prompt yang sama, mari kita lanjutkan.
Masukkan DVD Windows 7 pada DVD Drive komputer kita, lalu ubahlah ke direktori dimana DVD tersebut berada, dengan perintah:
d:
cd d:\boot
[dengan asumsi drive DVD saya adalah d]
7. Gunakan bootsect untuk membuat flashdisk kita menjadi bootable. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:
bootsect /nt60 g:
[saya asumsi flashdisk saya berada pada drive letter g:]
Sekarang Anda dapat menutup windows command prompt Anda.
8. Copy-lah semua file instalasi yang ada di DVD drive Anda (dlm contoh saya drive d) ke flashdisk Anda (dlm contoh saya g).
Bila telah dicopy, sekarang flashdisk Anda telah bisa bootable! Smug
Gak percaya? Ini buktinya...
IMG_3182 IMG_3183

MiniPE Versi Flashdisk

Bagi yang suka ngoprek Komputer, pasti ga asing sama Yang satu ini ” MINIPE LIVE CD “.
MINIPE memang Tool yang sangat powerfull. Bahkan buat para Newbe, Live CD ini sangat amat membantu. karena GUI – nya yang sangat mirip dengan Windows XP.
Tapi udah pada tau belum sih, kalau MINIPE Live CD bisa diganti jadi MINIPE LIVE Flashdisk ?
Maksudnya Booting MiniPe pake USB yang telah di instal MINIPE.
Apa sih kelebihannya menggunakan Flashdisk dibandingkan CD.
  • Booting dengan Flashdisk lebih cepat dibandingkan dengan CD.
  • Mudah di update, karena flashdisk merupakan media penyimpanan yang bisa ditulis ulang, bandingkan dengan CD.
OK, deh tanpa panjang lebar, langsung aja siapin senjata – senjata yang diperlukan :
1. Flashboot Versi 1.3 xxx.
2. Ultra Iso
3. CD MiniPE
>>>> Bila File CD MiniPE Rar terpassword, coba masukan pasword: thecavern
Info Tambahan: Bila password telah dimasukan secara benar, tetapi ketika melakukan extrak file terdapat peringatan. Berarti file Rar tersebut korup.
Bila hal ini terjadi, silahkan buka file rar tersebut,
Lakukan langkah-langkah Repair.
(Pilih Tool>>Repair Archive, ikuti petunjuk selanjutnya.)
Setelah Repair Archive sucses, silahkan extrak Archive baru yg telah di Repair.
4. Flashdisk (requirement 1 G)
Flashboot yang dipakai adalah versi 1.3xxx, karena miniPE pake engine XP SP1. Maka Kalau pakai versi 1.4. akan keluar pesan error bhw ISO-nya bukan XP-SP2.
Buat Image Iso dari dari CD MINIPE (dengan Ultra Iso). Kalau males bikin Iso, bisa saja, pencarian Boot source langsung dari CD. tapi dengan membuat Iso akan mempercepat proses dan tingkat kegagalan dalam membuat bootable flashdisk semakin kecil.
Instal flashboot.
>> Jalankan FlashBoot & dan pilih opsi pertama ” Convert BartPE bootable disk to bootable flashdisk “

>> Pilih lokasi sumbernya dari file ISO atau CD-ROM.

>> Pilih abjad drive USB-HDD

>> Terakhir, pilih format type “Partition disk (USB-HDD boot mode)”

>> Tunggu sampai Proses selesai.
Setelah proses selesai (Done), klik close untuk mengakhiri.
Restart PC, pilih First Boot Sequence ke USB-HDD.
FINISH

Minggu, 20 Maret 2011

Hiren's BootCD From USB Flash Drive (USB Pen Drive)

Hiren's BootCD From USB Flash Drive (USB Pen Drive)




Step 1
Connect USB Pen Drive (512MB or more)
Step 2
Download and Run USB Disk Storage Format USB Disk Storage Format USBFormat.zip (34KB)
Screenshot

Step 3
Download grubinst_gui Grub 4 Dos grub4dos.zip (188KB) and Run as Administrator
Screenshot

Step 4
Copy grldr and menu.lst (from HBCD folder) to the usb drive
Screenshot

Step 5
Insert the BootCD (9.7 or newer) in the CD Drive and Copy everything from CD to USB Flash Drive
Step 6
Test Your USB Drive (read bottom of the page for troubleshoot)

Make sure you set your computer to boot from USB Flash Drive

To Enter the BIOS press the "Del" button on your keyboard. Alternatives are "F1", "F2", "Insert", and "F10". Some PC's BIOS might even require a different key to be pressed. Commonly a PC will show a message like "Press [Del] to enter Setup" to indicate that you need to press the "Del" key. Some AMI BIOS require you to enable the option "USB Keyboard Legacy support"!
For AMI BIOS:
  • Go to "Feature Setup". "Enable" these options: "USB Function Support",
    "USB Function For DOS" and "ThumbDrive for DOS". Go to "Advanced Setup".
    Set the "1st Boot Device" to "USB RMD-FDD".
    Reboot the PC and it now should boot from the Usb Stick.
  • Go to "USB Mass Storage Device Configuration". Select "Emulation Type"
    and set it to "Harddisk". Go to the "Boot Menu" and set the "1st boot device" to "USB-Stick". Exit the BIOS, saving the changes.
    you can try "Emulation Type" to "Floppy" or "Forced FDD".
For PHOENIX/AWARD BIOS:
  • Go to "Advanced BIOS Features". Go to the "1st Boot device" and set it to "USB-ZIP".

IP address v 4 (IPv4) untuk pemula

IPv4 adalah salah satu cara pemberian alamat kepada perangkat yang terhubung dengan jaringan. Dengan menggunakan sebuah alamat, atau yang sering disebut dengan IP address, sebuah perangkat baik itu komputer, printer, router, dan lainnya bisa dijangkau dari jaringan. IPv4 terbagi dalam beberapa kelas, yaitu :
kelas A = 1-127
kelas B = 128-191
kelas C = 192-223
kelas D = 224-239
kelas E = 240-255
yang umum digunakan adalah kelas A, B, dan C. untuk kelas D dan E disediakan untuk multicast dan percobaan atau penelitian. ada beberapa IP address yang diberi sifat khusus yaitu 127.0.0.1 yang berfungsi sebagai loop back ke perangkat itu sendiri. Ada juga yang disebut dengan IP address private, yang ada pada tiap kelas, yaitu :
kelas A = 10.0.0.0 – 10.255.255.255.255/8
kelas B = 172.16.0.0 – 172.31.255.255/16
kelas C = 192.168.0.0 – 192.168.255.255/24
angka yang berada dibelakang ‘/’ itu menentukan banyaknya bit yang digunakan sebagai bit network yang akan menentukan alamat subnetmask. jika kita sudah bicara tentang subnetmask, akan lebih mudah mencarinya dalam bentuk biner dibandingkan dalam bentuk desimal.
Sebenarnya, IP address itu terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet yang dipisahkan dengan titik. dibawah ini adalah representasi dari tiap kelas dalam bentuk biner
kelas A = 0xxxxxxx.zzzzzzzz.zzzzzzzz.zzzzzzzz
kelas B = 10xxxxxx.xxxxxxxx.zzzzzzzz.zzzzzzzz
kelas C = 110xxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.zzzzzzzz
x melambangkan bit network dan z melambangkan bit host.

beberapa hal yang bisa dicari dengan menggunakan bit network dan bit host
  1. mencari subnetmask
  2. dengan mengetahui berapa banyak bit network yang ada, kita bisa mengetahui subnetmask dari IP address tersebut. cara mendapatkan subnetmask adalah dengan memberikan nilai 1 kepada bit network dan memberikan nilai 0 pada bit host. misalkan bit network diketahui sebanyak 16 bit, maka subnetmasknya adalah 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0 ( diubah kedalam bentuk desimal )
  3. mencari network address
  4. hampir sama dengan mencari subnetmask, disini kita membiarkan bit network seperti apa adanya dan semua bit host diberikan nilai 0. misalkan kita punya IP address 192.168.142.60/27. kita ingin mengetahui IP tersebut ada di jaringan yang mana. Caranya adalah sebagai berikut ubah IP menjadi bentuk biner 192.168.142.00111100 kita tau bahwa tiap oktet itu terdiri dari 8 bit, jadi untuk 3 oktet pertama tidak perlu diubah menjadi bentuk binernya karena hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga anda :p. keseluruhan IP address itu terdiri dari 32 bit yang terbentuk dari bit host dan bit network. pada alamat diatas telah diberitahukan bahwa bit network ada sebanyak 27 bit (dilihat dari /27), maka bit host nya adalah 32-27 = 5. jadi 5 bit terakhir akan kita ubah menjadi 0 seperti berikut 192.168.142.00100000 = 192.168.142.32 (ini adalah network address yang dicari) ternyata 192.168.142.60/27 berada pada jaringan 192.168.142.32
  5. mencari broadcast addres
  6. untuk mencari broadcast address, kita melakukan hal terbalik pada saat mencari network address. pada pencarian network address, semua bit host nya dibuat menjadi 0, maka pada pencarian broadcast address ini semua bit host nya dibuat menjadi 1. kita pakai contoh pada pencarian network address diatas 192.168.142.00111111 = 192.168.142.63 (ini adalah broadcast address yang dicari)

Hiren's Boot CD booting from Flash Disk (FDD)

Hiren's Boot CD adalah kumpulan tools yang sangat lengkap untuk banyak keperluan, baik itu untuk partisi, anti virus, scan bad sector, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya tools ini berbentuk CD bootable, sehingga membutuhkan CD drive untuk menggunakannya. Ada 2 mode penggunaannya, yaitu :
1. Sebelum masuk windows
Ini hampir sama dengan cara melakukan instalasi OS. Bisa disetting dengan cara mengubah boot sequence pada bios komputer. Pada penggunaan ini semua tools yang ada dapat dipakai tanpa terkecuali.
2. Setelah masuk windows
Disini kita hanya bisa menggunakan beberapa aplikasi yang dibolehkan saja, seperti disk healthy.
Hiren's Boot CD sering digunakan oleh para teknisi komputer untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada komputer. Misalnya kita lupa password untuk masuk ke windows, dapat menggunakan tools password changer, jika kita menerima pesan ntldr is missing, bisa juga diperbaiki menggunakan tools yang ada. Sudah kita ketahui bahwa tools ini berbentuk CD dan membutuhkan CD drive untuk menggunakannya. Tapi bagaimana jika kita tidak mempunyai CD drive atau sudah rusak ( seperti punya ane gan :( )? Jawabannya kita bisa menggunakan flash disk drive (FDD) untuk menggantikan CD drive. Bagaimana caranya? Mari kita lihat langkah-langkahnya.
1. Yang perlu dipersiapkan adalah software grub4dos atau syslinux, flash disk minimal 256 MB, dan yang terakhir file iso dari Hiren's Boot CD itu sendiri.
2. Dari kedua software yang disebutkan diatas, saya lebih suka menggunakan syslinux karena simple dan cepat. Tinggal klik aplikasinya dan ketik drive letter dari flash disk yang ingin digunakan. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini.
using syslinux
3. Setelah langkah 2 selesai, extract file iso tadi ke flash disk tersebut. Untuk melakukan extract file iso bisa menggunakan winrar atau menggunakan virtual cd drive. Silahkan pilih cara yang anda suka :p.
Untuk instalasi sebenarnya sudah selesai dan sekarang tinggal uji coba. Cara mengujinya adalah dengan me-restart komputer/laptop anda. Saya lebih senang diberikan step by step, jadi ini dia step by step nya :
1. Ubah boot sequence yang ada pada bios anda. Ubah jadi urutan pertama yang dicek untuk booting adalah flash disk drive anda.
2. Ada cara yang gampang tanpa mengubah bios, yaitu saat komputer booting tekan F9 ( sesuaikan dengan bios anda ) untuk melihat daftar boot yang ada. Pilih flash disk drive anda agar booting menggunakan flash disk drive.
3. Silahkan menunggu sampai aplikasi Hiren's Boot CD nya selesai di load.
Dari pengalaman saya sebelumnya, tampilan dari Hiren's Boot CD 11.1 hampir mirip dengan grub pada linux, hanya saja lebih banyak pilihannya :p. Berbeda dengan Hiren's Boot CD ver 9.x yang langsung load semua tools yang ada dan ditampilkan kepada user. Tampilan Hiren's Boot CD 11.1 dapat dilihat seperti di bawah ini :

Terdapat banyak pilihan yang bisa kita gunakan. Saya tidak bisa menjelaskan semua pilihan tersebut karena saya juga belum pernah mencoba semuanya. Sekarang kita fokus untuk masuk ke tools yang ada pada Hiren's Boot CD. Ada dimanakah pilihan untuk masuk ke tools?? Silahkan anda coba satu per satu untuk mengetahuinya :p. Asumsi anda telah menemukan pilihan untuk melihat tools, maka anda akan mendapatkan tampilan seperti ini
hiren's tools menuhiren's tools menu 2
Selamat yah udah bisa masuk ke menu tools nya Hiren's Boot CD.
NB :
Saya tidak menyarankan untuk menggunakan atau mencoba-coba semua tools yang ada jika anda tidak tahu apa yang anda sedang lakukan. Jika terjadi kerusakan pada PC atau laptop anda, saya tidak bertanggung jawab :p. Kalau memang mau mencoba semua tools, saya sarankan anda mencobanya di virtual box atau vmware untuk menghindari kerusakan. Terima kasih

Sabtu, 19 Maret 2011

Tips Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk

Sebelumnya saya pernah memposting tutorial cara membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7. Pada tutorial tersebut, saya menjelaskan langkah demi langkah untuk membuat CD Repair (reparasi) Windows 7 yang berfungsi untuk memperbaiki Windows ketika terjadi masalah seperti gagal start.

Namun, bagaimana jika komputer atau laptop Anda tidak memiliki DVD/CD Drive? Tentu CD repair tersebut tidak bisa membantu Anda sama sekali. Nah, pada artikel komputer kali ini, saya akan menjelaskan cara membuat system repair disc Windows 7 dengan Flashdisk. Tepatnya cara memindahkan CD Repair (Reparasi) Windows ke sebuah flashdisk. Jadi Anda yang tidak mempunyai CD/DVD drive masih bisa memperbaiki kerusakan Windows Anda dengan system repair disc dengan media flashdisk.
Untuk membuat System Repair Disc Windows 7 dengan flashdisk, sebelumnya Anda mesti membuat CD Repair (System Repair Disc dengan media CD/DVD) terlebih dahulu. Cara membuatnya bisa Anda baca di artikel Cara Membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7.
Namun, seperti yang saya katakan diatas, jika komputer Anda tidak memiliki CD/DVD drive, Anda bisa mendownload file image (.iso) dari System Repair Disc Windows 7 di website Neosmart. Alternatif lain, Anda meminjam komputer teman yang menggunakan Windows 7 untuk membuat CD Repair Windows 7.
Jika Anda sudah memiliki CD Repair Windows 7 ataupun file image (.iso) System Repair Disc Windows 7, kini saatnya Anda membuat flashdisk sebagai system repair disc Windows 7. Ada 2 tahap yang harus Anda lakukan agar flashdisk Anda bisa digunakan sebagai system repair disc Windows, yaitu membuat flashdisk bootable dengan CMD dan mengcopy isi CD Repair atau file image (.iso) yang telah Anda download di Neosmart.com.
Membuat Flashdisk Bootable
Sebelum mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7, Anda mesti membuat flashdisk bootable atau bisa digunakan untuk mem-booting komputer. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Tancapkan USB Flashdisk yang akan Anda gunakan sebagai system repair disc ke komputer. Pastikan flashdisk tersebut tidak berisi data penting karena flashdik akan diformat.
  2. Buka Command Prompt (CMD) dengan mengklik Start » Run. Ketik “cmd” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. Anda juga bisa mengakses CMD melalui Start » All Programs » Accessories » Command Prompt.
  3. Pada jendela CMD, ketik DISKPART dan tekan Enter. Hasil perintah tadi seperti gambar di bawah.
  4. Hasil Perintah Diskpart
  5. Setelah itu, ketik perintah LIST DISK dan tekan Enter. Perintah ini akan menampilkan daftar disk yang ada di komputer. Kenali yang mana flashdisk Anda dan ingat nomor disknya. Pada komputer saya, flashdisk saya adalah pada Disk 2.
  6. Hasil Perintah List Disk
  7. Selanjutnya, ketik perintah SELECT DISK 2 dan tekan Enter. Ganti DISK 2 dengan nomor disk Anda, misalnya DISK 1 atau DISK 3 dan seterusnya tergantung nomor disk flashdisk Anda pada langkah ke-4 tadi.
  8. Hasil Perintah Select Disk
  9. Berikutnya, ketik perintah-perintah berikut secara berurutan. Tekan Enter setiap Anda selesai mengetik masing-masing perintah.
    CLEAN
    CREATE PARTITION PRIMARY
    SELECT PARTITION 1
    ACTIVE
  10. Hasil Perintah Clean
  11. Selanjutnya, ketik perintah FORMAT FS=NTFS dan tekan Enter. Perintah ini akan memformat flashdisk dengan file system NTFS. Proses ini membutuhkan waktu. Tergantung kapasitas flashdisk. Tunggu hingga proses format selesai (100 percent completed).
  12. Hasil Perintah Format
  13. Setelah proses format selesai, ketik perintah ASSIGN dan tekan Enter. Terakhir ketik perintah EXIT dan tekan Enter untuk keluar dari DISKPART.
  14. Hasil Perintah Assign
Proses pembuatan flashdisk bootable telah selesai. Keseluruhan langkah-langkah tadi bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.

Membuat Flashdisk Bootable Dengan CMDklik gambar untuk memperbesar
Mengcopy Isi CD Repair atau File Image (.iso)
Setelah flashdisk Anda bootable, kini saatnya mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7 atau isi file image (.iso) ke flashdisk. Caranya sangat mudah, cukup copy dan paste saja. Untuk Anda yang mempunyai CD Repair, masukkan CD tersebut ke CD/DVD drive Anda. Buka Windows Explorer dan copy keseluruhan isi CD ke flashdisk. Untuk Anda yang mempunyai file image (.iso) dari system repair disc Windows 7, buka file iso tersebut dengan WinRar. Ekstak file iso tersebut ke sebuah folder. Kemudian copy file hasil ektrak ke flashdisk.

Copy Isi CDklik gambar untuk memperbesar
Semuanya telah selesai sampai disini. Kini Anda telah memiliki system repair disk Windows 7 dengan menggunakan flaskdisk. Untuk mencobanya, silahkan atur agar komputer Anda boot melalui flashdisk. Setting ini bisa Anda temukan di BIOS. Mengenai bagaimana cara mengatur agar komputer boot dari flashdisk, silahkan baca manual motherboard Anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Sabtu, 22 Januari 2011

Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang


Wf Corner®.net
05-09-2010, 08:09 AM
Sekedar Berbagi,...
Moga aja ga' repost,... klu repost del ajja,...X_XX_XX_X

Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang :yahoo:

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …


Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,

Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation


Ketika ditanya, klik tombol Next
Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
Komputer akan restart.
Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
Selesai :-bd

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:


Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.



Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
Tulis: CD i386
Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).


Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Tulis: bootcfg /list

Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini


Tulis: bootcfg /rebuild

Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI


Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”


Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Masukkan password administrator jika diperlukan.
Tulis: cd \windows\system32\config
Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
Tulis: copy \windows\repair\system
Tulis: copy \windows\repair\software
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:


Untuk partisi tipe FAT

Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2. Untuk partisi tipe NTFS


Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
Biasanya #1
Masukkan password administrator jika diperlukan.
Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

SELESAI, Moga bisa ngebantu yang lainnya :dance3::dance3::dance3:

klabang
05-09-2010, 01:51 PM
Kalo versi windowsnya telah diupdate apa masih bisa menggunakan repair cara ini yah?

Wf Corner®.net
05-09-2010, 03:12 PM
Kalo versi windowsnya telah diupdate apa masih bisa menggunakan repair cara ini yah?

Pake CD Windows Upgradex Juragan....

gepeng
30-11-2010, 01:10 AM
tanya bos kalau key yg pertama sama yg untuk repair beda apa bisa?....tks